News

Dishub Jaksel Sidak Parkir Liar di Senopati, Valet Ikut Disorot

Jakarta (KABARIN) - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan melakukan inspeksi mendadak (sidak) parkir liar yang dilakukan pengunjung tempat hiburan malam (THM) di sepanjang Jalan Gunawarman, Jalan Suryo, hingga kawasan Senopati, Kecamatan Kebayoran Baru.

"Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keresahan masyarakat, khususnya pejalan kaki yang menggunakan trotoar," kata Kepala Seksi Pengendalian Operasional (Dalops) Sudinhub Jakarta Selatan, Alfian Michiels di Jakarta, Kamis.

Alfian mengatakan sidak itu menyasar pengguna jalan yang menggunakan trotoar maupun badan jalan untuk parkir kendaraan.

Dalam sidak tersebut, petugas menemukan adanya layanan valet yang mengokupasi area trotoar secara ilegal dan langsung diberikan teguran kepada pihak pengelola.

Meski sempat terjadi upaya penundaan dari pihak pengelola dengan alasan keterbatasan lahan, personel Sudinhub Jakarta Selatan tetap bertindak tegas dengan memindahkan kotak jaga dan tenda payung yang berada di atas trotoar.

"Lokasi ini merupakan kawasan usaha yang ramai pengunjung. Namun, kapasitas parkir hanya sekitar tiga hingga empat mobil. Mereka memanfaatkan jasa valet, tetapi masih ditemukan kendaraan yang parkir liar menggunakan fasilitas umum," ucapnya.

Alfian meminta kepada para juru parkir agar tidak menghalangi fasilitas bagi penyandang disabilitas. Maka itu, dia meminta jalur pemandu (guiding block) juga tidak tertutup oleh benda apa pun.

"Kami minta jalur guiding block tidak ditutup. Itu merupakan fasilitas penting bagi akses penyandang disabilitas," kata dia.

Sekitar 30 personel gabungan, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun unsur lainnya hadir dalam kegiatan sidak tersebut.

Ke depan sejumlah personel Satpol PP dan Dishub akan terus disiagakan untuk melakukan patroli di titik-titik rawan parkir liar. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi akibat penyalahgunaan fungsi jalan dan trotoar.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan unit terkait, dalam hal ini UP Perparkiran, agar pengelolaan valet dapat diatur dengan lebih baik," ucap Alfian.

Sementara itu, salah seorang warga, Rahmat (53) mengatakan, kemacetan di kawasan Senopati pada malam hari disebabkan oleh tingginya jumlah pengunjung tempat makan dan hiburan yang datang menggunakan kendaraan pribadi.

Ia berharap, pengawasan terhadap praktik parkir liar dapat terus ditingkatkan agar tercipta ketertiban dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

"Tempat hiburan dan restoran banyak. Pengunjungnya rata-rata datang dengan mobil, sementara lahan parkir terbatas, sehingga kendaraan menumpuk di jalan," ucapnya.

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: